Archive for the ‘Ilmu dan Pengetahuan’ Category

I wacthed TV several days ago and found something that’s interesting me, it’s about Animal’s Sad Love Stories
When I compare it with the human did to their same species (a.k.a human), it’s too different to be such a kindness!
I tried to upload the video to this site but it’s failed! so I will upload it as link to my youtube,
hope you guys know and feel the same like what I feel about it!

how are you thinking after watching those video, guys?

Yesterday, I watched one movie that gave me inspiration about ‘blogging’. That’s movie is “Julie and Julia”.. have you watched that movie, guys?! I’ve heard that movie for long time ago but I just downloaded it last week because I had no idea for watching some movie then, and I chose that one!

The movie tell us about struggle in life, in career, in family, in house, and in something to exist! Not much different about the life are their got over all, but they just have different way to appreciate their own life! I love it! Maybe for people who’s has problem with their life should watching this movie because many purpose that the writer try to tell us about..

Blogging maybe is one of the interesting thing in that movie, because I thought that blogging was one of bored thing but from this movie I knew that’s wrong! Blogging can give us so much fun and beneficial for others that enjoying our blog. I hope I can make it like that one, I hope I can write something fun for my blogger and for me of course!

And it will begin from this one!

Welcome to my website and enjoy my written!

Mungkin anak-anak masih banyak yang belum merasakan bagaimana kehidupan menjadi seorang anak yang layak pada usia mereka. Terkadang anak-anak hanya dijadikan sebagai beban bagi beberapa orang tua.

Mungkin contohnya banyak dapat kita ketahui dari beberapa media informasi, dimana sang ayah yang rela membunuh anaknya sendiri, bayi yang baru lahir dibuang oleh sang ibu, kekerasan orang tua terhadap anak, hingga pelecehan seksual yang menimpa kalangan anak-anak di bawah umur.

Siapa yang mesti disalahkan dari kejadian-kejadian tersebut..? Orang tua yang melahirkan mereka atau salah mereka sendiri yang dilahirkan ke dunia..?

Pemerintah telah memberikan beberapa Undang-undang mengenai perlindungan anak, namun terkadang itu hanya menjadi suatu aturan saja bukan untuk duterapkan dalam kehidupan. Dari semua itu yang dikasihani adalah objek dari aturan tersebut. Anak-anak menjadi permainan bagi beberapa oknum yang menyalahkan perundang-undangan tersebut.

Di Hari Anak Nasional ini, saya mengharapkan adanya kesadaran dari hati nurani kita semua untuk turut menjaga pertumbuhan anak-anak kita, jangan biarkan mereka merasakan ketakutan dan kesendirian dalam pertumbuhkembangan mereka. Biarkan mereka merasakan masa-masa indah menjadi seorang anak dan biarkan mereka mengecam pendidikan yang layak sehingga kelak mereka dapat mengabdikan diri untuk orang tua, keluarga dan bangsa ini.

Anak-anak merupakan insan yang masih sangat polos, lugu dan jujur di dunia ini, mereka akan merasakan dan mengingat semua kejadian dengan mudah di masa kecil mereka, untuk itu marilah hiasi masa kecil mereka dengan suatu nuansa bahagia.

Hentikan semua kejahatan yang menyangkut anak-anak, jangan biarkan mereka ternoda dan teraniaya dengan segala bentuk tindak kriminal dan jangan biarkan mereka tumbuh menjadi seorang yang berprilaku jahat. Karena anak-anak adalah harta kita, milik kita semua.

Asia pekan ini akan menyaksikan gerhana matahari total terlama pada abad ini. Fenomena alam tersebut akan jelas terlihat di India dan China. Bahkan kota Shanghai dan sejumlah pulau di selatan Jepang akan mengalami gelap di siang hari pada Rabu (22/7/2009), waktu setempat.

Seperti dilansir dari VIVAnews.com, Selasa (21/7/2009), kegelapan di wilayah Shanghai dan sejumlah pulau di selatan Jepang itu akan berlangsung selama sekitar lima menit. Tak heran bila para fotografer, pengamat amatir, dan tim ilmuwan berbondong bondong ke China dan India untuk menyaksikan pemandangan yang mungkin hanya terjadi sekali dalam seumur hidup. Para astronom berharap gerhana itu akan mengungkap sejumlah petunjuk mengenai matahari.

Gerhana pertama kali akan muncul pada Rabu dini hari di Teluk Khambhat, India, yang terletak di sebelah utara kota metropolis Mumbai. Pemandangan itu selanjutnya akan tampak bagian timur India, lalu di Nepal, Myanmar, Banglades, Bhutan, dan China sebelum akhirnya muncul di Pasifik.

Terhalangnya pandangan ke matahari oleh bulan dari permukaan bumi itu terakhir akan tampak di Pulau Nikumaroro, Kiribati, yang terletak di Pasifik Selatan. Namun penduduk negara-negara lain di Asia juga bisa melihat gerhana matahari, walau tidak akan total.

Bagi para astronom, gerhana itu akan menjadi peluang untuk memandangi langsung, dalam waktu relatif lama, korona matahari. Benda itu menyerupai cincin putih berjarak 1 juta kilometer dari permukaan matahari.

“Korona itu memiliki suhu 2 juta derajat, namun kami tidak tahu mengapa begitu panas,” kata Lucie Green, astronom dari University College, London. “Apa yang ingin kami saksikan adalah gelombang dalam korona. Gelombang-gelombang itu mungkin memproduksi energi pemanas. Itu berarti kami tengah menyelidiki satu elemen dari ilmu matahari,” lanjut Green.

Tim ilmuwan juga berharap bahwa gerhana nanti akan memberi petunju atas nyala solar dan struktur-struktur lain dari matahari dan mengapa bisa meletus, kata Alphonse Sterling, ilmuwan dari NASA. Gerhana total terakhir – yaitu pada Agustus 2008 – berlangsung selama 2 menit 27 detik. Namun gerhana kali ini akan berlangsung lebih lama dan mungkin terlama dalam satu abad terakhir, yaitu 6 menit dan 39 detik.

Kali ini saya mencoba mengeluarkan uneg-uneg saya sedikit tentang beberapa orang friend saya di facebook. Beberapa friend saya tersebut membuat saya sedikit terganggu (walau sebenarnya bukan bertujuan untuk mengganggu saya), tetapi saya hanya merasa risih dengan semua status mereka.

Kenapa mereka hanya bisa mengeluh dan mengeluh di status facebook mereka..? Hak mereka untuk melakukan itu, tetapi sebagai seorang teman (anggaplah demikian), mengeluh tidak akan memberikan kita apa-apa, mengeluh hanya akan membuat kita lemah di depan orang lain (apalagi itu di status facebook yang bisa saja dibaca oleh semua orang).

Kebanyakan mengeluh dilakukan oleh perempuan. Sebagai seorang lelaki, saya paling tidak menyukai adanya perempuan yang suka mengeluh. Jangankan untuk menjadi istri atau pacar, mempunyai teman yang banyak mengeluhpun membuat saya sedikit risih. Mungkin keluhan tersebut merupakan sikap mereka dalam mngekspresikan sesuatu, tetapi ekspresi tersebutlah yang harusnya tidak demikian. Masih banyak cara untuk mengekspresikan suasana hati selain dengan cara mengeluh.

Mengeluh tidak akan memberikan kita apa-apa, kecuali rasa sesal, kecewa, dan sedih yang masih bisa bertahan di dalam hati. Untuk itu, cobalah untuk tidak mengeluh dan wake up..! Sadarilah kalau kita hidup tidak sendiri. Kita masih di kelilingi oleh orang-orang yang ada di sekitar kita. Berikan kesan yang paling baik dan indah di hadapan orang-orang yang kita cintai, bukan hanya memberikan sebuah keluhan saja.

Untuk saya sendiri, bukan berarti saya tidak pernah mengeluh. Sebagai seorang manusia biasa yang masih memiliki banyak kesalahan dan berbuat salah, saya sering mengeluh, tetapi saya lebih bisa mengontrol keluarnya keluhan tersebut, apalagi untuk dibagi untuk umum, itu hal yang paling anti untuk saya lakukan. Saya lebih belajar untuk siap menghadapi sesuatu walau itu terasa berat saya mencoba untuk diam dan bersyukur kepada Sang Pencipta.

Belajarlah untuk mandiri dan tegar dalam menghadapi masalah hidup ini, serta kurangi iktikad mengeluh di dalam hidup..!

Filsafat Sandal Jepit

Posted: June 28, 2009 in Ilmu dan Pengetahuan

Pakailah Sandal Jepitmu Sebelum Bersepatu

Adalah sebuah kenyataan hidup manakala periode awal dari tiap bentuk kehidupan dimulai dari sebuah kenestapaan. Ya, tangis pertama seorang bayi yang baru lahir adalah sebuah bukti bahwa ketika seorang manusia terlahir, ia dalam penderitaan yang sungguh luar biasa. Bagaimana tidak, seorang bayi yang lahir pada awalnya merasa nyaman di dalam rahim Ibunya. Ia merasa terlindungi dari segala kejatahan dunia. Ia merasa dirinyalah raja, sebab segala kebutuhan baik gizinya maupun kemanjaan secara psikologisnya tumbuh dari sana. Makanya jangan heran jika seorang perempuan hamil selalu identik dengan ngidam. Tapi begitu ia lahir, dia telah melihat sebuah bentuk kekejaman yang sangat luar biasa. Cahaya luar yang menyilaukan telah membuat matanya silau. Dan seorang bayi melihat sebuah pemandangan yang sungguh tak ia duga sebelumnya. Kucuran darah yang mengalir dari vagina Ibunya bersamaan lahirnya telah membuat ia begitu ketakutan.
Ya, penderitaanlah yang mengawali setiap periode kehidupan manusia. Sebagaimana Adam dan Hawa diturunkan ke dunia ini. Mereka dalam keadaan yang sama-sama terceraikan. Saling mencari dan saling berharap agar mereka segera dipertemukan dalam sebuah situasi yang sangat membahagiakan dan penuh haru biru.
Pakailah sandal jepitmu sebelum engkau mengenakan sepatu kulit yang mengkilap. Resapi betul enaknya memakai sandal jepit. Resapi betul betapa bahagianya ketika engkau bisa memakai sepasang sandal jepit. Sebab, begitu banyak orang yang kadang lupa akan enaknya mengenakan sandal jepit sebab sehelai kaus kaki telah membentengi pori-pori kulit untuk dapat merasakan ringannya debu dan merasakan tekstur kerikil yang begitu menggelikan dan nikmat.
Ingat, bersandal tidak selamanya tidak sopan. Tapi justru kerendahan hatilah yang dinampakkan oleh sepasang sandal jepit. Jangan pernah malu jika engkau tak bersepatu.

Sepatu Kulit Tidak Selamanya Melambangkan Orang Berduit

Umumnya, pemakai sepatu kulit selalu diidentikkan dengan orang-orang kantor yang berkantong tebal, memiliki setelan pakaian yang serba necis, rapi, berbahasa begitu tertata dan santun, berjalan dengan penuh gaya dan serba dihargai. Saya akan kemukakan kalau tidak selamanya sepatu kulit itu mengindikasikan hal-hal tersebut.
Banyak di antara orang-orang bersepatu kulit itu yang lebih kotor secara moralnya ketimbang seorang yang hanya bersandal jepit. Menurut saya, sepatu kulit yang mungkin harganya sepuluh atau duapuluh kali lipat dari harga sepasang sandal jepit tak ubahnya topeng belaka. Memang banyak pejabat yang bersepatu tapi banyak juga penjahat yang bersepatu. Jadi jumlah antara pejabat dan penjahat yang bersepatu mungkin hampir sama.

Lepaslah Sepatumu dan Bertelanjang Kakilah Engkau

Saya ingin sedikit berbagi cerita kepada Anda. Suatu ketika saya ditegur oleh seorang dosen gara-gara saya pakai sandal jepit ke kantor dosen.
Dosen bilang “Kamu mahasiswa?”
Saya mengiyakan.
Dosen tanya “Tahu aturannya kalau masuk kantor?”
Saya mengangguk.
“Lantas kenapa kamu langgar? Kan sudah ada ketentuan, kalau mau masuk kantor apalagi menghadap orang penting seperti ketua jurusan kan nggak sopan kalau kayak gini!”
Saya mendiamkan sebentar.
Si Dosen ini lantas membeberkan ke rekan sejawatnya, “Pak, Bu, coba lihat! Ada mahasiswa kok kayak gini. Apa ini yang dinamakan etika seorang mahasiswa?”
Saya masih terus diam.
“Mas, kamu mahasiswa jurusan apa?” seloroh yang lain.
Saya jawab, “Sastra, Pak.”
“Oh, pantes….”
“Apanya yang pantas, Bu?” tanya saya.
“Ya, mahasiswa Sastra itu kan selalu begini. Nggak taat aturan.” cibir dosen lain.
“Bu, Pak, maaf kalau saya terpaksa harus ikut ngomong. Sebenarnya dalam kamus budaya kita yang namanya sepatu itu kan nggak ada. Bukankah ini budaya asing (Belanda) yang sengaja dicekokkan pada bangsa kita untuk semakin terburai karena alasan prestise. Gengsi dan status sosial yang mencoba membuat manusia terpasung dalam kepalsuan. Jujur saya protes! Sebab, menghadap Tuhan saja kita harus menanggalkan sandal bahkan sepatu, masa cuma menghadap orang penting yang notabene hanya seorang manusia saja harus pakai sepatu?”
“Mas, ini kan kantor bukan masjid.”
“Justru karena kantor seharusnya ia lebih bisa menerima apa adanya keberadaan seorang anak manusia!” Lantang saya ngomong.
“Mas, Anda suidah saya peringatkan dengan baik-baik, tapi Anda justru ngotot. Apa Anda sudah bosan kuliah?”
“Ya! Sebab bangku kuliah sama bohongnya dengan sepatu yang Anda kenakan Pak.”
“Sudah Anda keluar sekarang. Sebelum saya adukan ke Rektor.”
“Lebih baik saya menghadap Rektor dan memohon agar beliau mengganti aturan yang sangat membuat orang miskin tersingkirkan ini. Bukankah fungsi dari sebuah lembaga pendidikan adalah mendidik masyarakatnya agar berbudi ketimbang pintar seperti Bapak dan Ibu sekalian?”
Brak! Bukupun dibanting. Seorang satpam menyeret saya dan esok hari sidang di ruang dosenpun berlangsung.
Innalillahiwainnalillah, sungguh betapa sakitnya hati saya manakala saya mengerti hal yang demikian. Sungguh susahnya menjadi seorang yang hanya mampu bersandal jepit.
Gambaran cerita ini hanya sekilas mengenai apa yang ingin saya protes mengenai eksistensi sepasang sandal jepit dan sepasang sepatu. Untuk itu lepaskanlah sepatumu sebelum engkau memahami apa arti hidup.

Menangislah

Posted: June 8, 2009 in Ilmu dan Pengetahuan

tear

Menangis merupakan kebutuhan, baik bagi laki-laki maupun perempuan. Sebab, ia mempunyai manfaat kesehatan yang cukup banyak dan beragam. ia BUKAN merupakan bukti atas kelemahan atau tidak adanya kematangan, akan tetapi merupakan bentuk terapi kesehatan yang sangat bermanfaat. ia dapat digunakan untuk mengatasi penyakit-penyakit yang sangat berbahaya dan bahkan penyakit yang sangat keras sekalipun, berdasarkan fakta-fakta sebagai berikut:

Pertama, menangis merupakan cara alami untuk mengusir unsur-unsur yang merugikan dan berbahaya dari dalam tubuh, yang dikeluarkan pada saat seseorang sedang mengalami kesedihan atau kekhawatiran.

Kedua, menangis akan menambah jumlah detak jantung dan dapat dikategorikan sebagai latihan yang berguna bagi diafragma serta otot-otot dada dan kedua pundak. Setelah menangis, kecepatan detak jantung akan kembali normal, sehingga ia akan mengendur dan akhirnya muncul perasaan yaman.

Ketiga, jika engkau berada di suatu tempat, di mana menangis menjadi suatu yang legal dan dapat diterima secara sosial, maka demi kesehatanmu, jangan ragu untuk menangis dan melepaskan diri dari perasaan sedih atau marah yang tersimpan di dalam lubuk hatimu. Ini merupakan kesimpulan riset ilmiah yang diadakan di Universitas Temple Amerika Serikat. Riset ini mengkomparasikan kebiasaan menangis pada perempuan. Ternyata wanita yang menderita colitis(radang usus besar) memandang bahwa menangis merupakan bukti sebuah kelemahan, sehingga mereka lebih memilih untuk menahan perasaan mereka(tidak mau menangis). Semetara, para wanita yang tidak terkena penyakit tersebut memandang bahwa mwnangis adalah hal biasa dan alami, jika keadaannya memang menuntut seseorang untuk menangis.

Keempat, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. WilliamA. Barry di Pusat Penelitihan Mata dan Air Mata, di Saint Paul Medical Centre, menyimpulkan bahwa menangis itu sangat bermanfaat bagi kesehatan jiwa dan emosi kita. Penelitihan itu juga menegaskan bahwa merupakan kesalahan jika kita menahan keinginan untuk menangis, manakala kita memang sedang menghadapi persoalan yang menuntut kita untuk menangis. Menahan air mata justru akan menyeretmu menuju terjadinya krisis hati, kekacauan lambung, sakit kepala, dan nyeri persendian.
Air mata sangat berperan dalam membersihkan mata kita dan juga berperan penting di dalam meringankan tekanan jiwa yang tersimpan, yang jika terus disimpan justru akan semakin memperparah berbagai jenis penyakit, seperti radang lambung, tekana darah tinggi, serta peradangan pada selaput usu besar.
Air mata itu berisi sekian banyak hormon yang dihasilkan pleh tubuh kita manakala kita sedang mengalami keteganggan jiwa. Oleh karena itu, ketika kita menangis, hormon-hormon keteganggan hilang dan akhirnya kita bisa merasa nyaman. Lupakan padangan masyarakat seputar air mata, menangis BUKAN aib atau kesalahan.

Kelima, sebuah studi kedokteran menegaskan bahwa 85 persen dari kaum wanita dan 73 persen dari kaum laki-laki merasa nyaman setelah mereka menangis. Dr. Barry berpandangan bahwa rasa sedih bertanggung jawab atas lebih dari separo prosentase penyebeb keluarnya air mata manusia, rasa senang mencerminkan 20 persen saja, sedangkan kemarahan menempati posisi ketiga.

Keenam, Dr. Bryan D., penasihat kedokteran jiwa dan penulis buku terkenal “Tempat Aman Untuk Menangis”, melalui berbagai eksperimen dan penelitian, berpendapat bahwa tidak adanya kemampuan untuk menangis menjadi penyebab dibalik sekian banyak jenis penyakit yang sedang ia tangani.

Ketujuh, para ilmuwan malakukan analisis mengenai air mata, dan ternyata mereka mendapatkan bahwa air mata itu mengandung 25 persen dari protein dan sebagian dari metal, khususnya magnesium yang sarat dengan sejumlah racun yang bisa dibuang oleh seseorang dengan cara menangis dan mengeluarkan air mata.

Kedelapan, riset Dr. Barry di Inggris mengenai air mata, menyimpulkan wanita menangis sebanyak 65 kali dalam setahun, sementara laki-laki hanya 15 kali.

Kesembilan, Dr. M. ‘Abdul Lathif Balthiyyah, seorang dokter spesialis mata, berpendapat bahwa air mata itu mempunyai banyak faedah. ia akan membantu elastisitas gerakan kelopak mata bagian atas dan bawah. ia akan menjaga mata sebagai sebuah media untuk membersihkannya secara terus-menerus, sehingga ia pun menjaga mata dari kekeringan. Di samping itu, ia juga membantu mengusir setiap unsur yang bisa mengganggu mata, seperti cabe, asap, atau bahkan benda-benda yang padat seperti debu.
Melalui kelenjar air mata , ia juga bekerja untuk mengucurkan air mata dan mengusir benda-benda asing dari mata, sehingga ia kembali trasparan dan bersih.
Air mata juga bekerja untuk mentrasparankan kornea dan menjaga agar tidak kering. Ini merupakan faktor-faktor yang membantu kejelasan pandangan dan juga menjaga kekuatan dan akurasi pengelihatan.

Kesepuluh, para ahli kedokteran jiwa berpendapat bahwa menangis itu sangat berguna untuk mengatasi keteganggan syaraf yang dialami oleh manusia modern sekarang ini, apalagi ketika harus menghadapi berbagai persoalan kehidupan sehari-hari. Air mata sebenarnya membersihkan mata itu sendiri serta membuang muatan-muatan beracun yang ditimbulakan oleh ketegangan dan emosi yangterus bertubi-tubi.

Kesebelas, manahan air mata berarti peracunan secara perlahan. Mengingat air mata itu mengeluarkan bahan-bahan beracun dari tubuh, maka menahan air mata berarti peracunan(toksikasi) secara perlahan di dalam tubuh. Dan, mengingat bahwa wanita memiliki kesiapan atau kecenderungan secara fitrah untuk menangis dengan porsi yang lebih banyak daripada laki-laki, maka wanita akan hidup lebih panjang usianya daripada laki-laki, setelah wanita bisa membebaskan diri dari racun yang ada di dalam tubuhnya yang ia keluarkan melalui tangis dan cucuran air mata.
Banyak orang menyakini bahwa tangis orang laki-laki merupakan bentuk kelemahannya. Dan, sesuai dengan tradisi dan adat masyarakat yang berlaku, ai harus bisa menahan diri dan tidak perlu menangis, apa pun sebabnya. Mereka semua pura-pura lupa bahwa yang namanya laki-laki adalah juga makhluk hidup yang butuh pula untuk mengungkapkan apa yang ada dalam dirinya dan juga perasaan-perasaannya, serta perlu melepaskan diri dari segala gundah yang dialaminya. Tangis seorang laki-laki bukanlah aib atau kelemahan.