Kembar Siam dengan 1 Jantung

Posted: July 21, 2009 in Hari Ini

SURABAYA – Para dokter boleh saja melakukan analisa berdasarkan ilmu kedokteran dan studi kasus tertentu termasuk dalam kasus harapan hidup bayi kembar siam yang hanya memiliki satu jantung.

Kasus bayi kembar siam dengan satu jantung ini biasanya tidak akan bertahan lama dan diprediksi tidak akan sampai satu bulan. Tapi tidak bagi bayi kembar siam laki-laki bernama Nawal-Zakil asal Porong, Sidoarjo.

Sejak kelahirannya pada 7 Mei 2009 lalu, hingga Senin (20/7) bayi kembar siam dempet dada dan perut (thoraco abdominophagus omphalocele) ini masih mampu bertahan hidup. Jika dihitung sejak tanggal kelahirannya sampai hari ini, keduanya mampu bertahan sampai 72 hari atau hampir genap 2,5 bulan.

“Kita boleh melakukan analisa berdasarkan kasus-kasus selama ini. Tapi Tuhan yang menentukan semuanya. Sampai saat ini keduanya masih bertahan hidup,” ujar juru bicara Pusat Pelayanan Kembar Siam Terpadu (PPKST) RSUD dr Soetomo, Agus Harianto di kantornya, Senin (20/7/2009).

Agus mengatakan, Nawal-Zakil hanya memiliki satu jantung. “Jadi satu jantung dipakai untuk dua bayi. Serambi jantungnya hanya satu sedangkan bilik jantungnya ada empat,” ungkapnya.

Normalnya, jantung seseorang terdiri dari dua bilik dan dua serambi. Hingga saat ini pihak RS terus menyuplai nutrisi melalui selang yang dihubungkan dengan organ bayi. Selain nutrisi, sang bayi juga terus diberi susu baik susu ASI maupun susu kaleng.

Dengan melihat kondisi jantung yang hanya satu itu, lanjutnya, tim dokter tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelamatkan kedua atau salah satu dari bayi.

“Kalau kondisinya demikian, kita tidak bisa menyelamatkan keduanya ataupun salah satunya karena tidak mungkin dipisahkan,” ucapnya.

Menurut Agus, Nawal-Zakil tidak mungkin dioperasi dan yang hanya bisa dilakukan tim dokter adalah mempertahankan si kembar dalam keadaan masih dempet.

“Yang hanya bisa kami lakukan tetap membiarkan bayi dalam keadaan dempet seperti ini dan tetap memberinya pasokan susu atau ASI dan oksigen,” katanya. Tim dokter terus memberikan pasokan ASI secara intensif untuk menjaga kondisi usus dan lambung bayi kembar siam.

Berapa hari biasanya bayi dengan kasus satu jantung seperti ini mampu bertahan? Agus mengungkapkan berdasarkan pengalaman tim dokter RSUD dr Soetomo yang menangani bayi kembar siam, untuk kasus bayi kembar siam dengan satu jantung itu biasanya hanya mampu bertahan paling cepat dua jam dan paling lama 68 hari.

“Untuk kasus bayi kembar siam seperti ini, menurut pengalaman kami bertahan antara dua jam sampai 68 hari,” katanya. Bayi kembar siam ini dempet mulai tulang dada di bawah leher sampai ke perut. Bayi kembar siam dempet dada dan perut itu juga disebut dengan istilah bayi kembar cermin (mirror conjoined twins) karena keduanya dempet tepat berhadapan seperti dua bayi yang sedang bercermin.

Perlu diketahui, Nawal-Zakil dilahirkan dari pasangan suami isteri Laswandani, 30, dan Shinta Uli, 25 yang merupakan salah satu korban lumpur panas Lapindo. Keduanya lahir di RS Bersalin Arofah, Sidoarjo pada 7 Mei 2009 dan langsung dirujuk ke RSUD dr Soetomo. Hingga saat ini bayi kembar siam ini dirawat dalam tempat penghangat bayi (infant warmer) di Ruang Perawatan Bayi Lantai 2 Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSU dr Soetomo.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s