< 24 Jam
Hari Minggu ini berarti saatnya saya harus siap-siap untuk berangkat besok hari. Saatnya saya harus meninggalkan kota kelahiran saya tercinta ini, saatnya saya harus pamit kepada orang tua dan keluarga saya disini.
Semua barang yang akan dibawa besok belum disiapkan dengan baik, karena ada beberapa barang yang harus dimasukkan kembali ke dalam koper yang saya bawa.
Hari ini akan menjadi hari yang panjang bagi saya.
Jumlah Friend Unik
Look at this picture..!

Angka yang lucu bukan..? 1234..
Jangan Menyerah – d’masiv
tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi
kita pasti pernah
dapatkan cobaan yang berat
seakan hidup ini
tak ada artinya lagi
reff1:
syukuri apa yang ada
hidup adalah anugerah
tetap jalani hidup ini
melakukan yang terbaik
tak ada manusia
yang terlahir sempurna
jangan kau sesali
segala yang telah terjadi
repeat reff1
reff2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
kebesaran dan kuasanya
bagi hambanya yang sabar
dan tak kenal putus asa
repeat reff1
repeat reff2
Packing Time
Akhirnya, setelah mengalami kebosanan yang sangat amat besar di kota Muara Bungo ini, hari ini saatnya packing time lagi. Namun, packing time sekarang saya tidak sendirian karena sang mama tercinta juga turut membantu membereskan barang-barang saya disini.
Untuk urusan beres-beres barang ini, dari dulu mama tidak pernah membiarkan saya bekerja sendirian karena menurut mama saya kurang telaten dalam mempersiapkan semuanya karena saya ini teledor (Bahasa Indonesia bukan sih..?), jadi saya selalu merasa aman untuk packing time selama ini.
Barang-barang yang akan saya bawa balik ke Bandung tidaklah begitu berbeda dari barang-barang yang saya bawa sewaktu balik kesini dulu. Baju-baju, celana yang kebanyakan pendek semua, pakaian dalam (oppsss..!), peralatan mandi yang tidak boleh ketinggalan, peralatan diri lainnya (ada dee,,), laptop, sepatu, DVD, dan masih banyak lainnya.
Oh iya, saya juga dibelikan handphone CDMA yang baru oleh sang mama, karena handphone CDMA saya yang lama sudah mulai rusak, jadi yang satu itu pastinya tidak akan lupa dibawa. Ada satu lagi yang tidak boleh lupa dibawa, yaitu tiket pesawat Batavia Airlines.
Sudah tidak sabar mau menuju Ibukota dan kembali ke Bandung. Rindu akan sausana Bandung yang sejuk dan keramaian di kampus tercinta.
Feeling so Sad
Hari ini, teman saya, Taufik Rahman berangkat kota Jambi. Kemarin, teman saya juga, Gusmalini berangkat kembali ke kota Medan untuk masuk kuliah kembali. 4 hari yang lalu, teman saya juga, Ardiansyah kembali ke kota Padang untuk beraktivitas disana.
Hiks.. hiks,,
Tidak tahu kenapa, rasanya sedih saja karena sekarang saya tinggal sendiri di kota kelahiran tercinta ini, karena sebelumnya kami berempat selalu bersama disini, teman saya selama di kota Muara Bungo ini adalah mereka. Tapi kini mereka telah berangkat pergi.
Saya hari Senin baru akan menyusul Taufik ke kota Jambi untuk berangkat bersama ke Jakarta. Semoga dua hari ke depan feeling saya baik dan siap untuk menuju ke rutinitas kembali. Namun, saya akan liburan sejenak di ibukota untuk men-refresh kembali kebosanan saya.






